kisah yang menyedihkan

menatap air yang turun dari langit

membasahi daratan bumi yang kering kerontang

tak terasa air mata ini pun ikut membasahi pipiku

teringat kisah masa lalu akibat hujan yang seolah menangisi diriku yang hina ini

ku genggam erat di tanganku buah tangan yang kau berikan dahulu

disaat kau mengatakan hanya kamulah pengisi ruang rindu

kutatap dengan seksama ukiran nama kita berdua di atas batu yang berwarna merah

dan masih kuingat akupun memberikan benda yang sama kepadamu dengan warna biru yang indah

masa lalu hanyalah kenangan yang harus kusimpan dalam-dalam di hati.

ku duduk sendiri membayangkan dan merasakan akan kehadiranmu di sampingku saat ini

ku tatap wajahmu yang putih bercahaya yang mampu menyilaukan mataku

sehingga yang lain terlihat gelap gulita dan hanya wajahmu yang mampu kulihat di dalam kegelapan

ku genggam salah satu tanganmu yang lembut dan halus dan tampaklah jari-jari yang manis

di tangan yang lain kumenggenggam sebuah benda yang mampu melingkari kehidupan kita berdua

ku genggam erat tanganmu dan takkan kulepaskan

dan akan ku lingkarkan benda yang ada di tanganku di jari manismu

sebagai tanda aku akan menjadi pendamping hidupmu untuk selamanya

dan menjadi sepasang kekasih yang akan membangun bahtera rumah tangga

yang bahagia dan buah hati kita sebagai pelengkapnya

dan masih dapat kulihat jelas gaun pengantinmu yang sangat indah dan tersimpan rapi di tempatnya

yang nantinya akan menghiasi dirimu di pelaminan kita nanti

namun apa yang terjadi

bayangan dirimu menghilang akibat gemuruh di langit

yang seolah tak menginginkan kebahagian ini berlangsung

ataukah mungkin dia hanya ingin menyadarkan aku dari

mimpiku yang terlalu menghanyutkan aku di dalam tarian rintik hujan

yang seolah menghipnotis agar aku tak terbangun dan harus menghadapi kehidupan nyata yang menyedihkan

dan akhirnya mau tak mau aku harus sadar akan dunia nyata

dan harus bisa menerima dirimu yang telah pergi meninggalkan aku sendiri di dunia ini

namun aku tetap tidak bisa mengakui bahwa dirimu telah pergi untuk selamanya

aku tak bisa berhenti menangisi dirimu yang aku sendiripun tak tahu apakah kamu

bahagia disana di alam penuh akan mysteri dan tak dapat di ungkapkan secara logika

apakah kau ada di tempat yang indah yang sering di sebut orang-orang sebagai surga

ataukah dirimu berada di tempat yang sangat mengerikan yaitu neraka

aku selalu berharap agar kita dapat dipertemukan

namun Tuhan sepertinya mempunyai rencana lain terhadap diriku ini

yang pada akhirnya aku hanya bisa menunggu dan menunggu

apa yang akan terjadi pada diriku nantinya

biarkan Tuhan yang mengatur semuanya….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s